Enjoy

Enjoy

Welcome to YoeL's Blog

Thank you for visiting my blog. Hopefully my writing will be a blessing for you. ^^

Saturday, February 9, 2013

Death Do Us Apart

Kamis pagi, tante saya meninggalkan dunia ini. Saya memang tidak memiliki relasi yang dekat sekali dengannya, namun rasa berduka itu pasti ada. Saya menanyakan orang rumah bagaimana reaksi nenek yaitu ibu dari tante saya ketika mendengar berita tsb. Nenek duduk lemas di kursinya dan langsung menangis keras layaknya seorang anak kecil, bahkan sebelum ia mendengar kalimat berita kematian anaknya. Namun ia tahu, bahwa kedatangan kedua anaknya di pagi hari yang tidak biasanya adalah menandakan firasat buruk.
Selain itu rasa berduka timbul ketika membayangkan apa yang dirasakan oleh anak-anak dari tante. Saya pernah terlebih dahulu mengalami apa yang baru saja mereka lalui. Saya tahu persis bagaimana rasanya kehilangan orang tua. Memang yang sedikit berbeda adalah kalau saya kehilangan ayah, sepupu saya kehilangan ibu. Kehilangan itu menyakitkan. Terlebih lagi bila itu orang yang terdekat dan kita kasihi.

Anyway, all of us will face the death.  Life is uncertain, but death is certain. Dan hal ini yang sering menghantui saya, bukan saja ketika mendengar berita kematian. Namun di hari-hari yang biasa, ketika sedang ngobrol atau jalan-jalan dengan teman bahkan menatap orang yang tak saya kenal di angkutan umum sekalipun... terbesit dalam pikiranku bahwa orang yang ada di hadapanku saat ini akan mati suatu hari nanti. Suatu pikiran yang mengerikan bagi saya. Bagaimana bila itu terjadi pada keluarga terdekat, sahabat dan rekan dekat? Pasti akan ada saatnya, entah kapan.  Saya takut. Kehilangan demi kehilangan... lagi-lagi, mau tidak mau, suka tidak suka harus ditelan dan berakhir sesak di dada.

Saya pun akan mati. Namun jarang terbesit pikiran tentang apa yang akan orang lain rasakan ketika mendengar kabar kematian saya. Yang saya tahu ketika hidup saya berusaha menoreh kisah dalam hidup mereka. Lupa itu manusiawi, tapi apa yang berkesan tak mudah dilupakan. Ia akan tertoreh dengan sendirinya dalam kanvas hati seseorang. Tak akan lekang oleh waktu sekalipun. Ia tetap hadir, meski fisik ini sudah tiada.

Dan saat ini pukul 11 siang, tante dalam proses dikebumikan. Selamat jalan, Tante...

Death will come, for me and you. It doesn't matter, as long as you are in my heart and I am in your heart. It's enough. Death only separate our body, not our soul. -YoeL-

No comments: