Enjoy

Enjoy

Welcome to YoeL's Blog

Thank you for visiting my blog. Hopefully my writing will be a blessing for you. ^^

Saturday, July 25, 2015

Today


"So - whatever happened to you?"
"Life. Life happened.”

 "Whatever happens tomorrow, we've had today."


- Live each day as if it was your last and love like there's no tomorrow -

Monday, June 29, 2015

Stuck


~Feeling frightened of the things that I don't know~

Keep strong...
Keep walking...
Keep calm...

Be still your soul, dear.

"Those things that hurt, instruct." -BF-

Tuesday, April 7, 2015

2014

12:57 AM 
Saya tahu ini sudah tengah malam. Tapi percayalah, jemari ini tidak terpeleset satu tuts ke kiri saat menetapkan judul.

Mayoritas orang akan merenung dan meninjau ulang kembali tahun yang telah berlalu di akhir tahun atau menjelang tahun baru. Resolusi demi resolusi dipaparkan. Tapi saya tidak terbiasa membuat resolusi tahunan. Bukan karena tidak berharap tahun sekarang lebih baik dari tahun lalu, hanya saja sekarang ini lebih menjalani hidup hari lepas hari. Awal tahun, saya ditanyai oleh atasan, "Apa resolusi kamu di tahun baru?" Jawab saya, "gak ada pak, saya gak biasa buat-buat resolusi."
Aneh? Mungkin.

Saya berharap hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Kalaupun tidak lebih baik, setidaknya tidak lebih buruk.

2014, tahun yang luar biasa bagi saya. Permisi menuangkan kisah tentang dia.
1. Tante. Namanya Princessa Jessie Wijaya. Ya, dia bagaikan putri di hati kami sekeluarga. Saya resmi menjadi seorang tante bagi keponakan saya yang begitu lucu, imut dan menggemaskan. Satu minggu setelah ia lahir, harus mengungsi karena banjir. Sekiranya ini tanda bahwa sejak bayi saja dia sudah diuji untuk menjadi kuat dan harapanku ia tumbuh menjadi pribadi yang kuat. 
2. Mujizat. Bagian ini tak banyak yang bisa saya bagikan disini. Saya bertumbuh dalam gereja yang kuat mengajarkan doktrin dan seolah membawa saya tidak yakin bahwa mujizat itu masih ada di zaman ini. Tapi sejak malam itu, saya percaya mujizat itu nyata. Sedu sedan menghantarkan rasa lega dan damai. Thank You Jesus.
3. Pindah. Dua kali sudah saya punya niat untuk undur diri dari pekerjaan. Yang kedua kalinya, niat saya sudah bulat. Bahkan saya berdoa meminta Dia untuk memenuhi mauku. Saya memaksa menjadi Tuhan atas diri sendiri. Tapi dasar memang yang namanya Tuhan, Dia tetaplah Tuhan atas hidupku. Yang ada saya tidak jadi undur diri, tetapi pindah bagian. Yang ada saya bukan lagi ingin meninggalkan tempat kerja, tetapi saya semakin mencintainya. Pindah berarti suasana baru dan adaptasi lagi. Usaha dan risiko berjalan di waktu yang bersamaan. Hasilnya seperti apa, tidak tahu. Diperlukan keberanian untuk itu.
4. Perjalanan. Setiap perjalanan punya kisah untuk dikenang dan diceritakan. Setiap perjalanan punya hikmah sebagai pembelajaran. Mengenal diri dan sekeliling lebih dalam lagi. Perjalanan yang bukan saja membawa diri pada suatu destinasi, tetapi lebih pada suatu pendewasaan. Oleh karenanya, tak ada yang perlu disesali. Camkan saja hikmahnya.

-YoeL, yang masih melek karena sebotol Kopiko di siang hari demi terjaga kala bekerja dan kini masih terjaga di kala yang lain terlelap-